menanam harapan dengan jajar legowo

Senin, 31 Agustus 2009

EL NINO KUAT DI BULAN NOVEMBER 2009, BOLEH TANAM PADI BILA TERSEDIA AIR

Badan Meteorologi Geofisika dan Klimatologi (BMGK) memprediksikan pada Agustus 2009 terjadi El Nino dalam skala lemah, sedangkan pada November 2009 dan Januari 2010 El Nino kuat.
Untuk mengantisipasinya, Deptan meminta kepada petani untuk menyesuaikan pola tanam dengan ketersediaan air di daerah. Dirjen Pengelolaan Lahan dan air (PLA) Deptan, Hilman Manan, mengatakan ,“ Selama oktober-Desember 2009 dan Januari 2010 suhu perairan Indonesia cenderung dingin, namun sudah masuk musim hujan, sehingga mengakibatkan 51,8% dari 220 zona mengalami kemunduran awal musim hujan antara 10-30 hari”.
Untuk itu para petani diminta untuk tidak memaksakan menanam padi. Untuk mengantisipasi El Nino, dapat dilakukan percepatan tanam dan penyesuaian pola tanam dengan ketersediaan air di daerah.
Kepada Pemda, agar melakukan penyelamatan tanaman padi berumur di bawah 60 hari, menetapkan Rencana Tata Tanam yang berbasis prakiraan/ramalan serta ketersediaan air dan disiplin dalam menerapkan rencana tata tanam.
Juga memanfaatkan Peta Kalender Tanam yang disusun Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian, mensosialisasikan informasi kemungkinan terjadinya El Nino kepada petani dengan cara yang benar sehingga tidak membuat petani panik.
Pemda juga perlu menginventarisasi daerah-daerah yang rawan kekeringan untuk menetapkan varietas tanaman yang sesuai, yaitu padi varietas genjah dan tahan kekeringan.
Varietas situ Bagendit, Situ Patenggang, Batu Tegi cocok di daerah yang sangat rawan kekeringan. Untuk daerah rawan kekeringan bisa menanam varietas Midas, Way Apo, Buru dan Sunggal. Untuk daerah agak rawan kekeringan menanam varietas Ciherang, Mekongga dan Cigeulis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar